Yogyakarta - Selama dua hari (1-2/12), tidak seperti biasanya
area Jogja National Museum diramaikan oleh musisi dan penggemar musik blues.
Jogja Blues Explosion #2 yang merupakan titel festival blues kali ini yang juga diklaim sebagai festival musik
blues pertama dan terbesar di Yogyakarta dan Jawa Tengah, selama dua hari
menghadirkan 50 musisi blues yang diantaranya Gugun Blues Shelter, Ginda andThe White Flowers, Adrian Adieoetomo, The Blue Jeans, Jamphe Johnson, KartikaWeDe, Sue Bonnington dan masih banyak lagi musisi blues lokal maupun nasional
yang meramaikan acara yang diselenggarakan oleh Jogja Blues Forum ini.
Terbagi menjadi dua stage, 'Blue Stage' dan 'Community Stage'.
Dimana Blue Stage dengan kualitas sound dan tata cahaya yang mumpuni, murni
sebagai stage yang diperuntukan pertunjukan musik. Sedangkan Community Stage lebih
sederhana dan fleksibel karena terdapat sesi jamming dimana penonton dapat ikut
berpartisipasi dalam meramaikan acara. Kondisi stage pada Community Stage yang
sejajar dengan penonton membuat interaksi antara performer dan penonton lebih
sering terjalin disini sehingga suasana akrab begitu terasa.
Selain Panggung pertunjukan, terdapat pula stand merchandise
dan stand makanan dan minuman yang tersebar di beberapa sudut venue, sehingga
pengunjung dapat mampir sambil menunggu band pujaan naik ke atas panggung atau
sekedar melepas lelah disela jalannya acara yang berlangsung selama dua hari
dimana di setiap harinya dimulai semenjak pagi pukul 10.00 WIB hingga selesai
malam hari sekitar pukul 24.00 WIB.
Selama dua hari, terutama di pagi hari hingga sore,
antusiasme penonton masih terasa kurang, mungkin dipengaruhi oleh faktor cuaca
yang tidak menentu dimana hujan sempat mengguyur beberapa kali di area Jogja
National Museum. Namun menjelang malam, di hari pertama, pelataran Blue Stage
yang tadinya tidak begitu ramai mulai dipadati oleh penonton. Bahkan di hari
kedua, penonton begitu memadati
pelataran Blue Stage hingga pintu masuk.
Yang menjadi perhatian di Jogja Blues Explosion kali ini
adalah dengan adanya Community Stage dimana musisi blues yang masih muda dapat
bertemu dengan musisi blues senior dan dapat bermain musik dalam satu stage sehingga
musisi muda atau bahkan penonton yang hadir diberikan kesempatan untuk dapat
belajar dari musisi senior dan musisi senior pun dapat membagikan pengalamannya
kepada yang lebih muda. Kesempatan yang langka apalagi dalam kemasan festival musik
seperti ini. Kelak, Jogja Blues Explosion dapat menjadi stimulus regenerasi
blues di Yogyakarta dan Jawa Tengah atau bahkan di Indonesia karena mengingat keseluruhan
partisipan baik dari pengisi acara maupun penonton tidak hanya berasal dari
lokal daerah. Semoga!
No comments:
Post a Comment