Pages

11/28/12

RockFest 2012




JakartaRockfest 2012 hari ke-2 (11/11) menjadi hari yang ditunggu-tunggu karena band pamungkasnya memiliki personel yang dahsyat dalam skillnya. Beranggotakan Mike Portnoy eks Dream Theater pada drum yang membuat para penonton tertarik untuk melihatnya, setelah sekian lama menunggu kedatangannya, dengan Billy Sheehan (Mr. Big) menjadi bassistnya menjadi pendongkrak antusias para penonton apalagi ada juga Derek Sherinian mantan keyboardist Dream Theater yang pernah satu band dengan Mike Portnoy, tentunya penonton makin antusias untuk menyaksikan mereka, pada gitaris ada Tony MacAlpine gitaris pengiring Steve Vai dengan skill yang luar biasa.

11/27/12

Ngayogjazz 2012: Dengan Ngejazz, Kita Tingkatkan Swasembada Jazz




Yogyakarta - Selama ini, musik jazz identik sebagai musik ‘mahal’ yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu. Namun kali ini, Minggu (18/11), bertempat di desa wisata Brayut, Pandowoharjo, Sleman; Ngayogjazz 2012 memberikan suguhan berbeda untuk sebuah festival musik jazz. Jazz menjadi tontonan rakyat yang bisa dinikmati semua kalangan. Terhitung ada 6 panggung yang tersebar di desa wisata Brayut, dimana panggung seolah-olah menyatu dengan suasana pedesaan dan pemukiman warga.

10/13/12

Reggae Vaganza with Tony Q



Purwokerto - Kamis (4/10) Menjadi hari yang spesial bagi pecinta musik Reggae, karena pada hari itu Indoor Futsal GOR Satria Purwokerto berhasil digoyang oleh alunan musik Reggae. Dimulai pada pukul 19.30 WIB, acara dibuka oleh Band Simmer Down asal Purwokerto yang kemudian dilanjutkan oleh penampilan dari Counter Rasta, dan penampilan dari Lodse yang merupakan band Reggae senior di Purwokerto.


9/14/12

Menjerit Session V

Image

Purwokerto - Minggu (9/9) Indoor Futsal GOR Satria kembali dipadati oleh ratusan metalheads. Semenjak acara dimulai pukul 10.00 WIB, para metalheads mulai memasuki area venue diadakannya event ‘Menjerit Session V’. Terhitung sekitar 19 band memuaskan dahaga para metalheads Purwokerto yang diantaranya merupakan band beraliran Black Metal asal Jakarta ‘Soulsick’ dan legenda Black Metal Purwokerto ‘Santet’, juga band beraliran Grind CorePernicious Hate’, serta sebagai penutup ada ‘Agnostica’ yang merupakan band beraliran Black Metal asal Banyumas. Tidak kurang sekitar enam jam para metalheads 'digempur' hentakan musik metal.

7/14/12

MILIANA CONCERT


Purwokerto - Event kali ini Kota Satria kedatangan salah satu band pendatang baru berbakat dari Prancis, yaitu Miliana. Diadakan di Paschalis Hall Purwokerto pada 19 Juni 2012 lalu. Dalam rangka rangkaian tour di beberapa kota di Indonesia, Purwokerto menjadi salah satu kota yang dipilih untuk menggelar event ini. Bersama Terminal Lama Production (Heartcorner Community) dan Institut Francais Indonesia (IFI) event bertajuk “Miliana Concert” ini pun digelar.

Diawali dengan penampilan band-band lokal Purwokerto yaitu Suket Teki, Lodse dan Pagi Yang Indah event ini di buka dengan meriah.

Digawangi Emilie dan Laurent, Miliana kembali hadir dengan lagu – lagu baru mereka. Sebelumnya Miliana telah menelurkan mini album indie-pop perdana mereka ber-title “Saint Enemies”. Melodis, elegan dan balutan irama pop-rock dan folks yang kuat, band yang didirikan tahun 2005 di Paris, Prancis ini mampu memukau audience yang datang pada malam itu.

   

*teks dan foto oleh Diar Wisnu P.

7/9/12

SPACE INVASION


Purwokerto - Sebuah pertunjukan music beraliran shoegaze/ambient digelar pada tanggal 12 mei 12 di Gedung Soemardjito Unsoed yang bertajuk “space invasion”, yaitu sebuah pertunjukan music yang melibatkan dekorasi visual yang sangat unik, dimana alunan music ambience dibalut oleh dekorasi panggung yang menggambarkan hamparan langit luas yang divisualisasikan oleh backdrop dan proyektor yang di arahkan kelangit-langit gedung sehingga penonton seolah-olah larut terbawa ke ruang angkasa oleh alunan music ambience yang menghanyutkan.

Terhitung  5 band yang menjadi pengisi acara dan dua diantaranya berasal dari luar kota yaitu Angina (Yogyakarta), Matahari Bisu (Jakarta), dan sisanya merupakan band local Purwokerto yaitu Sad Story on Sunday, The Telephone, dan The Harrison.Kelima band ini sukses membawa penonton larut ke dalam suasana.

3/29/12

Teater/Seni Pertunjukan sebagai Ilmu.

Drama di negara-negara berkembang baru dicobakan untuk menjadi profesi. Tetapi nampaknya langkah ke arah itu masih terlalu jauh. Masalahnya berbagai teater tradisi yang sudah hidup di kalangan rakyat luas, lebih banyak merupakan paguyuban. Para pelakunya adalah anggota komunitas yang memiliki pekerjaan lain untuk menyambung hidupnya. Teater lebih merupakan pengabdian sosial dari individu anggota masyarakat untuk kehidupan bersama.

Dalam diskusi pemberdayaan teater rakyat di Serang, Banten pada tahun 2005, seorang pemimpin teater rakyat curhat. Dia menceritakan bagaimana sulitnya hidup dengan teater. Walaupun kelompoknya tergolong langka dan paling terkemuka, tetapi pendapatannya tak tentu, tergantung dari kerelaan yang memesan. Hal itu mengingatkan Jogja di tahun 60-an. Setiap kali pementaskan drama kelompok drama urunan biaya produksi. Karcis yang dibagikan gratis pun belum tentu dapat mengundang pengunjung.

Kini di banyak kota di seluruh Indonesia, bisa dijumpai kegiatan/kelompok drama. Paling tidak di sekolah-sekolah. Dengan sederhana diselenggarakan pergelaran pada hari ulang tahun sekolah, hari-hari besar atau malam perpisahan di akhir tahun ajaran. Guru-guru menulis naskah, atau mengambil cerita dari legenda dan sejarah. Tak jarang cuplikan dari khazanah teater dunia seperti karya Shakespearre, Albert Canus, Jean Paul Sartre, Molierre, Ionesco dan Bekett muncul, meskipun dengan amat sederhana. Di radio Jogja, Jawa Tengah, pada tahun 60-an almarhum Soemardjono, penyiar radio yang mencintai drama, pernah memainkan Macbeth dalam bahasa Jawa.